Minggu, 26 Agustus 2012

PENGORBANAN dan KEPERCAYAAN DALAM DO’A



Buku ini aku terbitkan guna memberi wawasan bagi semua uamat manusia bahwasanya suatu pengorbanan yang diikat pada kepercayaan dan diiringi dengan do’a adalah satu kesatuan yang tidak bisa dibendung oleh apapun.
Pada dasarnya kehidupan ini tidak luput dengan yang namanya pengorbanan keprcayaan dan do’a, maka dari itu selama kita dalam dunia ini sudah melakukan pengorbanan yang amat begitu mendalam sampai nyawa pun mungkin menjadi taruhannya, kita harus yakin percaya akan pengorbanan yang sudah kita lakukan itu adalah yang terbaik dalam hidup kita. Akan tetapi jangan lupa dengan do’a yang selalu mengiri setiap langkah kita, do’a disini berperan penting dalam mendukung apa yang telah kita kerjakan dengan sungguh harapannya bisa terkabulkan. 
Banyak contoh yang dapat kita ambil dimuka bumi ini yakni ayam yang dengan senantiasa selalu menjaga anaknya dari gangguan makhluk hidup lainnya, dia rela hidupnya mati untuk anaknya, inilah yang dimaksud pengorbanan sesungguhnya, lalu bagaimana pengorbanan pada manusia ? pada konteks alam manusia, hewan dll adalah sama dimata sang Khaliq, terkadang kita terbawa oleh keinginan kita yang menggebu – gebu ingin cepat terealisasi, kita terkadang lupa aka apa yang kita lakukan itu ada yang melihat, memang di dalam kehidupan kita selalu di hadapkan pada kesulitan – kesulitan atau bisa disebut cobaan selalu menghampiri kita. Memang Maha benar Allah, Dia member kita cobaan dalam segala hal bukan karna Dia benci kepada kita, melainkan Dia saying pada kita, kita disuruh berfikir bagaimana cara kita dalam menyelesaikan permasalahan yang sedang kita hadapai ini, jika kita berhasil mengatasi permasalahan in dengan rasa ikhlas dan jiwa pengorbanan yang tinggi insya Allah ada balasan yang setimpal oleh apa yang telah kita lakukan. 
Ada sebuah kisah Nabi Ibrahim a.s beliau di beri wahyu oleh Allah untuk menyembelih anaknya untuk membuktikan rasa sayangnya kepada Allah, bahkan Nabi Ibrahim pun tidak menolak jika ini kehendakMu, “Kata Nabi Ibrahim”. Singkat cerita apa yang terjadi setelah mengetahui bahwa beliau harus benar – benar menyembelih anak kesayangannya itu. Ternyata apa yang terjadi setelah pedang Nabi Ibrahim sudah mau menggorok leher anaknya, subhanallah Maha Agung Allah dari segala – galanya. Allah menurunkan seekor kambing didepannya untuk mengganti anaknya yang mau disembelih tadi. Disini kita dapat mengambil hikmah betapa sulitnya menanamkan jiwa pengorbanan pada diri kita,
 Bersambung ,,,,  

TETAP SABAR



TETAP SABAR DALAM PENANTIANMU,,

Bismillahirrahmanirrahim..

Bila dirimu sekarang sedang menunggu seorang untuk dijadikan 
sahabat sejati dalam menjalani kehidupan menuju Ridho_NYA ..
Bersabarlah dengan Keikhlasan..
Demi ALLAH, dia tidak datang kerana ketampanan, kecantikkan, 
kepandaian atau kekayaan....Tapi, ALLAH lah yang menggerakkannya untukmu...
Janganlah engkau tergesa-gesa,untuk menyatakan''Cinta'' sebelum diberi kemantapan hati oleh_NYA.
Belum tentu yang kau cintai adalah yang terbaik untukmu..
Siapakah yg lebih mengetahui melainkan ALLAH.....???
Segala daya hanya milik_NYA..
ALLAH akan mengirimkan seorang yang tepat disaat yang tepat untukmu...
Ya Allah....
Bimbinglah Hati ini menuju cinta_MU,
Cinta yang Membuat Hamba semakin merindukan_MU , Cinta Agung nan Suci....
Karuniakan Kepada Hamba seseorang Yang Engkau Cintai,
Yang Engkau hadirkan Di bumi ini sebagai Penyejuk Hati dan Jiwa,
Seorang Hamba_MU yang Mengantarkan diri ini pada Syurga_MU...
Aamiin Ya Robbal'alamiin..

"Teruntuk Calon Bidadariku"




"Teruntuk Calon Bidadariku"

Sudah kah kita pernah bertemu..??
atau sudah kah kita saling mengenal..??

Jika kamu membaca semua tulisan yang ada di sini..
Malu rasanya..
Karena aku masih sering jatuh bangun..

Tapi selalu aku coba untuk selalu tegak laksana tiang..
Dan kuat layaknya baja..

Do'aku dalam tiap sujud agar kita segera dipertemukan dalam ketakwaan pada_NYA..

Do'akan agar aku dapat selalu istiqamah yaaa.. ^_^

Aku akan mencintaimu karena Allah..
Wujud cintaku pada Yang Maha Pemilik Cinta

Wahai calon ratunya bidadariku disurga..
Tetaplah kamu menjadi wanita yang shalihah..
Dengan imanmu mempermudah dirimu bangkit dipadang Maisyar untuk mencapai surga_NYA..

Ya Allah Sang Maha Cinta..
Pemilik terang dalam gulita..
Kepada_MU aku titipkan dirinya..
Di dalam mujahadah cintanya..

Yaa Rabbi Sang Maha Suci..
Di sini aku selalu menanti..
Waktu tiba Engkau satukan dua hati..
Dalam ikrar janji ikatan suci..
Yang senantiasa Engkau Ridhai.

Yaa Rabbul Izzati..
Dengan ketulusan..
Ku dendangkan keikhlasan dalam do'a..
Ku lantunkan syair dan dzikir..
Semoga dia yang jauh disana..
Senantiasa tiada goyah Iman dan Taqwanya..

Yaa Allah, Engkau Yang Maha Tahu..
Ku titipkan dia yang jauh di sana..
Dia calon bidadari yang Engkau tulis untukku..
Dengan rasa cintaku kepada_MU..
Ku nanti waktu dengan rasa rindu..

Duhai engkau calon pembimbing hatiku..
Ku ingin tali yang suci mengikat cinta kita..
Ku ingin cinta yang halal menyatukan hati kita..
Dalam rasa suka, duka, bahagia hanya karena_NYA..

Duhai engkau calon bidadariku..
Sungguh aku pintakan dalam setiap do'aku..
Untuk kesabaran dan keikhlasanmu..
Nantikan aku di batas rindu..
Karena aku yakin akan ketetapan_NYA..
Bahwa semua akan indah pada waktunya..

Marilah berbenah diri menuju Ridha Illahi..
Merengkuh indahnya cinta dalam Ridha_NYA..

Aamiin Allahumma yaa Allah yaa Rabbal 'alamiin..