PERAWATAN PADA MESIN BOR
A.
PENDAHULUAN
1. Latar
belakang
Salah
satu dari fungsi mesin bor adalah untuk membuat lubang pada benda kerja . mesin
ini dirancang untuk benda-benda yang sesuai dengan mesin bor tersebut. Mesin bor
mempunyai banyak jenisnya dan dari jenis itu terdapat fungsinya masing-masing. Dan
mesin bor ini dibentuk sesimpel mungkin guna disesuaikan dengan benda yang akan
dibor. Adapun seperti tempat tatakan untuk mengebor dibuat simple dan alat-alat
yang digunakan juga sederhana dan mudah digunakan.
2. Tujuan
a. Memperbaiki
dan merawat mesin bor ini agar dapat dipergunakan untuk penunjang praktek
mahasiswa.
b. Mengetahui
lebih dalam kerusakan dan bagaimana cara memperbaikinya.
c. Menyusun
sistematika perawatan yang baik untuk mesin bor ini sehingga terjaga fungsi dan
kegunaanya.
3. Manfaat
a. Untuk
diri sendiri
Dengan
mempelajari mesin bor ini dan bagaimana merawatnya kita bisa menambah wawasan
dan ilmu pengetahuan kita tentang mesin bor dari cara menggunakannya sampai
cara merawatnya.
b. Untuk
Akademik
Dengan
adanya mesin bor ini akademik memberi pengetahuan kepada kami pengetahuan
tentang mesin bor. Dan kami dapat mengembangkanya diakademik guna untuk kita
kembangkan nantinya dilapangan pekerjaan.
c. Masyarakat
Untuk
masyarakat mesin bor ini member banyak pengetahuan tentang mesin bor, baik dari
jenis-jenisnya, cara penggunaan dan merawatnya. Dengan begitu masyarakat bisa
mengetahui banyak hal tentang mesin bor ini.
4. Sistematika
penulisan
Untuk
lebih teratur dan terarahnya Laporan perawatan ini maka kami menyajikan
sistematika penulisan. Adapun sistematika Laporan perawatan ini adalah sebagai
berikut :
·
PENDAHULUAN
Pada
bab ini merupakan bab pengantar untuk bab-bab selajutnya. Dalam bab ini akan
diuraikan tentang latar belakang, tujuan, manfaat, sistematika penulisan.
·
PENGENALAN MESIN BOR
Pada
bab ini berisi pembahasan tentang mesin bor, komponen-komponen, cara kerja,
jenis-jenisnya, dan fungsi dari mesin bor tersebut.
·
CARA MERAWAT
Pada
bab ini berisi tentang cara merawat mesin bor tersebut dan cara penanggulangan
mesin trsebut supaya tidak rusak.
·
PENUTUP
Pada
bab ini akan disampaikan mengenai kesimpulan tentang isi dari pembahasan dan
saran yang diharapkan bermanfaat terhadap public.
B.
PENGENALAN
MESIN BOR

Mesin bor adalah suatu jenis mesin gerakanya
memutarkan alat pemotong yang arah pemakanan mata bor hanya pada sumbu mesin
tersebut (pengerjaan pelubangan). Sedangkan Pengeboran adalah operasi
menghasilkan lubang berbentuk bulat dalam lembaran-kerja dengan menggunakan
pemotong berputar yang disebut BOR.
JENIS-JENIS MESIN BOR
1.Mesin bor meja
Mesin bor meja
adalah mesin bor yang diletakkan diatas meja. Mesin ini digunakan untuk membuat
lobang benda kerja dengan diameter kecil (terbatas sampai dengan diameter 16
mm). Prinsip kerja mesin bor meja adalah putaran motor listrik diteruskan ke
poros mesin sehingga poros berputar. Selanjutnya poros berputar yang sekaligus
sebagai pemegang mata bor dapat digerakkan naik turun dengan bantuan roda gigi
lurus dan gigi rack yang dapat mengatur tekanan pemakanan saat pengeboran.
2. Mesin bor tangan (pistol)
Mesin bor
tangan adalah mesin bor yang pengoperasiannya dengan menggunakan tangan dan
bentuknya mirip pistol. Mesin bor tangan biasanya digunakan untuk melubangi
kayu, tembokmaupun pelat logam. Khusus Mesin bor ini selain digunakan untuk
membuat lubang juga bisa digunakan untuk mengencangkan baut maupun melepas baut
karena dilengkapi 2 putaran yaitu kanan dan kiri. Mesin bor ini tersedia dalam
berbagai ukuran, bentuk, kapasitas dan juga fungsinya masing-masing.

3. Mesin bor Radial
Mesin bor
radial khusus dirancang untuk pengeboran benda-benda kerja yang besar dan
berat. Mesin ini langsung dipasang pada lantai, sedangkan meja mesin telah terpasang
secara permanen pada landasan atau alas mesin.. Pada mesin ini benda kerja
tidak bergerak. Untuk mencapai proses pengeboran terhadap benda kerja, poros
utama yang digeser kekanan dan kekiri serta dapat digerakkan naik turun melalui
perputaran batang berulir.
![]() |
4.Mesin Bor Tegak (Vertical
Drilling Machine)
Digunakan untuk mengerjakan benda
kerja dengan ukuran yang lebih besar, dimana proses pemakanan dari mata bor
dapat dikendalikan secara otomatis naik turun. Pada proses pengeboran, poros
utamanya digerakkan naik turun sesuai kebutuhan. Meja dapat diputar 3600 ,
mejanya diikat bersama sumbu berulir pada batang mesin, sehingga mejanya dapat
digerakkan naik turun dengan menggerakkan engkol.
5.Mesin bor koordinat
Mesin bor koordinat pada dasarnya
sama prinsipnya dengan mesin bor yang lainnya. Perbedaannya terdapat pada
sistem pengaturan posisi pengeboran. Mesin bor koordinat digunakan untuk
membuat/membesarkan lobang dengan jarak titik pusat dan diameter lobang antara
masing-masingnya memiliki ukuran dan ketelitian yang tinggi. Untuk mendapatkan
ukuran ketelitian yang tinggi tersebut digunakan meja kombinasi yang dapat
diatur dalam arah memanjang dan arah melintang dengan bantuan sistem optik.
Ketelitian dan ketepatan ukuran dengan sisitem optik dapat diatur sampai
mencapai toleransi 0,001 mm.
6.Mesin bor lantai
Mesin bor
lantai adalah mesin bor yang dipasang pada lantai. Mesin bor lantai disebut
juga mesin bor kolom. Jenis lain mesin bor lantai ini adalah mesin bor yang
mejanya disangga dengan batang pendukung. Mesin bor jenis ini biasanya
dirancang untuk pengeboran benda-benda kerja yang besar dan berat.
![]() |
7.Mesin bor berporos (mesin bor
gang)
Mesin bor ini mempunyai lebih dari
satu spindel, biasanya sebuah meja dengan empat spindel. Mesin ini digunakan
untuk melakukan beberapa operasi sekaligus, sehingga lebih cepat.untuk produksi
masal terdapat 20 atau lebih spindel dengan sebuah kepala penggerak.
> Bagian – Bagian Utama Mesin
Bor
1.Base (Dudukan )
Base ini
merupakan penopang dari semua komponen mesin bor. Base terletak paling bawah
menempel pada lantai, biasanya dibaut. Pemasangannya harus kuat karena akan
mempengaruhi keakuratan pengeboran akibat dari getaran yang terjadi.
![]() |
2.Column (Tiang)
Bagian dari
mesin bor yang digunakan untuk menyangga bagian-bagian yang digunakan untuk
proses pengeboran. Kolom berbentuk silinder yang mempunyai alur atau rel untuk
jalur gerak vertikal dari meja kerja.
![]() |
3.Table (Meja)
Bagian yang
digunakan untuk meletakkan benda kerja yang akan di bor. Meja kerja dapat
disesuaikan secara vertikal untuk mengakomodasi ketinggian pekerjaan yang
berbeda atau bisa berputar ke kiri dan ke kanan dengan sumbu poros pada ujung
yang melekat pada tiang (column). Untuk meja yang berbentuk lingkaran bisa
diputar 3600 dengan poros ditengah-tengah meja. Kesemuanya itu dilengkapi
pengunci (table clamp) untuk menjaga agar posisi meja sesuai dengan yang
dibutuhkan. Untuk menjepit benda kerja agar diam menggunakan ragum yang
diletakkan di atas meja.
![]() |
4.Drill (Mata Bor)
Adalah suatu alat pembuat lubang
atau alur yang efisien. Mata bor yang paling sering digunakan adalah bor
spiral, karena daya hantarnya yang baik, penyaluran serpih (geram) yang baik
karena alur-alurnya yang berbentuk sekrup, sudut-sudut sayat yang menguntungkan
dan bidang potong dapat diasah tanpa mengubah diameter bor. Bidang–bidang
potong bor spiral tidak radial tetapi digeser sehingga membentuk garis-garis
singgung pada lingkaran kecil yang merupakan hati bor.
5.Spindle
Bagian yang menggerakkan chuck atau pencekam,
yang memegang / mencekam mata bor.
![]() |
6.Spindle head
Merupakan rumah dari konstruksi
spindle yang digerakkan oleh motor dengan sambungan berupa belt dan diatur oleh
drill feed handle untuk proses pemakananya.
![]() |
7.Drill Feed Handle
Handel untuk menurunkan atau
menekankan spindle dan mata bor ke benda kerja (memakankan)
![]() |
8.Kelistrikan
Penggerak utama
dari mesin bor adalah motor listrik, untuk kelengkapanya mulai dari kabel power
dan kabel penghubung , fuse / sekring, lampu indicator, saklar on / off dan
saklar pengatur kecepatan.

C.
CARA
PERWATAN MESIN
Sebuah mesin dalam menjaga performa kinerjanya juga membutuhkan perawatan
yang intensif pada setiap komponen mesinnya. Hal ini juga diperlukan untuk
mesin bor. Adapun hal-hal yang harus diperhatikan :
1.Pelumasan secara rutin untuk
menghilangkan panas dan gesekan.
2.Mesin harus dibersihkan
setelah digunakan
3.Chips harus dibersihkan
menggunakan kuas.
4.T-slots, grooves, spindles
sleeves, belts, and pulley harus dibersihkan.
5.Mesin diolesi dengan cairan
anti karat untuk mencegah dari berkarat
6.Pastikan untuk alat pemotong
berjalan lurus (stabil) sebelum memulai operasi.
7.Jangan menempatkan alat-alat
lain di meja pemboran
8.Hindari pakaian longgar
9.Perlindungan khusus untuk mata
D.
PENUTUP
1. Kesimpulan
Dari
data laporan yang dibahas diatas dapat kami tarik kesimpulan bahwa merawat
mesin bor ini harus kita lakukan guna untuk menunjang praktek mahasiwa, dan
kita juga harus mengenal mesin tersebut lebih dalam guna agar kita dapat
mengetahui kerusakan dan cara merawatnya dengan baik, supaya terjaga fungsi dan
manfaatnya.
2. Saran
– saran
Semoga
laporan mesin bor ini dapat berguna bagi penulis khususnya dan bagi pembaca
umumnya. Dan untuk pembimbing kami mengharap kritik dan saran yang sifatnya
membangun guna untuk menunjang pembuatan laporan dihari esok agar dapat lebih
baik lagi.








Tidak ada komentar:
Posting Komentar